Jika Anda memiliki kucing di rumah, Anda mungkin terbangun di malam hari karena aktivitas kucing Anda di malam hari. Dan ini mungkin memicu rasa ingin tahu dalam diri Anda – apakah kucing bisa melihat dalam gelap?

Kucing telah lama dikenal karena penglihatannya yang luar biasa, terutama dalam kondisi cahaya redup, meskipun mereka bukan hewan nokturnal. Kucing ini dapat melihat enam kali lebih baik daripada manusia dalam cahaya redup dan di malam hari. Dapat dipastikan bahwa penglihatan kucing dengan manusia ternyata jauh lebih unggul. Penglihatan yang luar biasa ini dilengkapi dengan bidang pandang yang lebih luas. Namun, apakah kucing bisa melihat dalam gelap sepenuhnya? Mari kita bahas dalam artikel ini.

Bisakah Kucing Melihat dalam Gelap?

Jawaban singkatnya adalah tidak. Meskipun secara luas diyakini bahwa kucing memiliki kacamata penglihatan malam bawaan, mereka sebenarnya membutuhkan tingkat cahaya tertentu untuk melihat. Kucing memiliki kornea dan pupil yang besar, yang sekitar 50% lebih besar dari manusia. Keunggulan anatomi ini memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke mata mereka, membantu penglihatan mereka dalam kondisi cahaya redup. Bertentangan dengan kepercayaan umum, kucing bukanlah hewan nokturnal. Sebaliknya, mereka adalah makhluk krepuskular, paling aktif saat senja dan fajar, saat penglihatan kucing di malam hari memberi mereka keunggulan dalam berburu.

Apakah kucing dapat melihat dalam gelap?

Kucing belang dengan mata kuning menyala menatap langsung ke kamera di ruangan gelap.

Meskipun kita telah mempelajari bahwa kucing tidak memiliki penglihatan malam yang lengkap, mengapa kucing dapat melihat dalam gelap lebih baik daripada manusia? Perbedaan antara penglihatan kucing dengan penglihatan manusia dimulai di retina. Retina mengandung dua jenis sel fotoreseptor: batang dan kerucut. Kerucut membantu penglihatan siang hari dan deteksi warna, sementara batang membantu penglihatan malam dan penglihatan tepi. Kucing memiliki banyak reseptor batang, tetapi lebih sedikit reseptor kerucut. Ini berarti bahwa kucing unggul dalam kondisi cahaya redup tetapi kurang mahir dalam membedakan warna.

Selain itu, kucing memiliki lapisan sel khusus yang disebut tapetum lucidum, yang memantulkan cahaya kembali ke retina, meningkatkan kemampuan mereka untuk melihat dalam gelap. Lapisan reflektif ini memperkuat cahaya yang tersedia, memberi kucing penglihatan malam yang unggul. Bentuk mata mereka juga berkontribusi pada kemampuan luar biasa mereka untuk membedakan objek dalam cahaya redup. Jadi, meskipun kucing mungkin tidak memiliki penglihatan malam yang sempurna, mata mereka sangat beradaptasi dengan baik untuk melihat dalam kondisi redup, menjadikan mereka pemburu malam yang handal.

Bagaimana kucing melihat dunia?

Tidak seperti manusia, kucing memiliki penglihatan warna yang terbatas, melihat sekelilingnya terutama dalam nuansa abu-abu, dengan sentuhan warna biru, kuning, dan mungkin hijau. Warna-warna lain tampak jauh lebih tidak jenuh dan cerah. Meskipun penglihatan kucing di malam hari tidak sehebat yang mungkin diyakini sebagian orang, tetapi mata mereka tetap sangat canggih. Mereka sangat pandai mendeteksi gerakan kecil dan memperhatikan detail dengan cepat, bahkan di malam yang paling gelap. Penglihatan yang tajam ini, dikombinasikan dengan indera lainnya, menjadikan mereka pemburu yang sangat efektif. Kemampuan mereka untuk bernavigasi dan berburu dalam cahaya redup merupakan bukti adaptasi evolusioner mereka yang luar biasa.

Meskipun anabul itu mungkin tidak memiliki penglihatan malam seperti pahlawan super, matanya tetap merupakan keajaiban evolusi, yang disetel dengan sempurna untuk melakukan penjelajahan setelah gelap. Adaptasi luar biasa dari kucing ini menjadikan mereka predator yang luar biasa. Jadi, ketika kucing Anda berlarian di tempat yang remang-remang atau menerkam mangsa yang tak terlihat, Anda akan tahu bahwa itulah tujuan dari bagaimana canggihnya penglihatannya.